JURNALPONTIANAK – Kantor Pertanahan Kota Pontianak mengikuti kegiatan rutin Diskusi Intelegensia yang diselenggarakan oleh Majelis Wilayah KAHMI Kalimantan Barat secara daring melalui Zoom pada Jumat, 24 Juli 2026.
Mengusung tema “Problematika Layanan Pertanahan di Kalbar (Antara Profesionalitas BPN dan Ekspektasi Masyarakat dan Dunia Usaha)”, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas berbagai tantangan serta upaya peningkatan kualitas layanan pertanahan di Provinsi Kalimantan Barat.
Diskusi diawali dengan pengantar dari Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Kalimantan Barat, Harisson Azroi, yang menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Dalam kesempatan tersebut, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Barat memaparkan berbagai langkah transformasi layanan pertanahan yang telah dilakukan, mulai dari digitalisasi layanan hingga implementasi Sertipikat Elektronik. Transformasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepastian hukum, keamanan dokumen pertanahan, serta kualitas pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan modern.
Melalui forum diskusi ini, Kanwil BPN Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta mendorong terwujudnya layanan pertanahan yang profesional, akuntabel, transparan, dan mampu memberikan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat.